Dalam rangka menunaikan salah satu kewajiban dalam rukun Islam, yaitu zakat fitrah, seluruh civitas akademika SMP Negeri 1 Kalikotes yang meliputi kepala sekolah, guru, karyawan, serta para siswa melaksanakan kegiatan Tasyaruf Zakat Fitrah pada Jumat, 13 Maret 2026. Kegiatan ini diwujudkan dengan menyalurkan zakat kepada siswa yang membutuhkan, guru dan karyawan yang belum berstatus pegawai tetap, serta masyarakat di sekitar lingkungan sekolah.
Pengumpulan zakat fitrah dilakukan dari para siswa, kecuali bagi siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu yang tidak diwajibkan untuk berzakat. Dari kegiatan tersebut, terkumpul sebanyak 2.295 kilogram beras. Beras tersebut kemudian dikemas dalam paket masing-masing 5 kilogram, sehingga menghasilkan 459 paket zakat yang siap disalurkan kepada para penerima yang berhak.
Paket zakat tersebut dibagikan kepada siswa kurang mampu dengan alokasi sekitar tujuh siswa di setiap kelas, serta kepada guru dan tenaga kependidikan yang masih berstatus pegawai tidak tetap. Selain itu, sebagian paket juga diberikan kepada warga masyarakat di sekitar sekolah sebagai bentuk kepedulian sosial.
Kegiatan penyaluran zakat ini merupakan bagian dari program Ramadhan sekolah yang dikenal dengan Gerakan Berbuat Kebaikan Ciptakan Iman dan Taqwa (Gebrakan Cinta) yang telah dimulai sejak awal bulan Ramadhan.
Kepala SMP Negeri 1 Kalikotes, Ibu Anik Ariastuti, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa selain pengumpulan zakat fitrah, program Gebrakan Cinta juga diisi dengan kegiatan “Kencleng Ramadhan”, yaitu gerakan pengumpulan sedekah dari siswa, guru, dan karyawan setiap hari selama bulan Ramadhan.
Pada Ramadhan tahun 2026 ini, dana yang terkumpul dari gerakan tersebut mencapai lebih dari sepuluh juta rupiah. Dana tersebut kemudian disalurkan kembali kepada yang membutuhkan, di antaranya berupa santunan bagi siswa dari keluarga dhuafa sebanyak dua siswa di setiap kelas, serta bantuan bagi guru dan karyawan sekolah yang masih berstatus pegawai tidak tetap.
“Alhamdulillah, pada tahun ini gerakan Kencleng Ramadhan berhasil mengumpulkan dana lebih dari sepuluh juta rupiah. Dana tersebut kami kembalikan kepada umat dalam bentuk santunan bagi siswa kurang mampu, guru dan karyawan yang belum berstatus pegawai tetap, serta anak-anak yatim di sekitar sekolah,” jelas Ibu Anik Ariastuti.
Selain untuk santunan, dana sedekah yang terkumpul juga dimanfaatkan untuk kegiatan pembagian takjil bagi para pengguna jalan. Kegiatan berbagi takjil tersebut dilaksanakan sebanyak tiga kali, yaitu di depan Polsek Kalikotes, Tugu Ikan Kotes, serta Perempatan Desa Krajan Kecamatan Kalikotes pada Jumat (13/3/2026).
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap dapat menumbuhkan kepedulian sosial serta memperkuat nilai keimanan dan ketakwaan seluruh warga sekolah selama bulan suci Ramadhan.
